Harus Muncul Kandidat Dari Kader

Harus Muncul Kandidat Dari Kader

“PMII mulai berhitung dengan kalkulasi yang pasti. PMII harus mendukung, tapi tetap realistis, yang layak jadi kepala daerah,” ujar Muhamad Muslim.

Ia berharap, muncul kandidat dari kader yang tumbuh dengan komitmen ideologis yang kuat dengan prinsip keberpihakan pro rakyat.

Menurutnya, sudah banyak kader PMII yang aktif di partai politik dan berulang kali terpilih sebagai legislator tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Setelah berhitung, harus ada keberanian. Sudah banyak contohnya yang berhasil dan mampu di eksekutif,” urai Muslim.

Diantara alumni PMII adalah Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Bupati Pamekasan Badrut Tamam, mantan Bupati Bondowoso Amin Said Husni, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Ketua IKA PMII Jember, Akhmad Taufiq berkeinginan terjadi perubahan di Jember.

Namun, problem utama Pemilukada langsung terjadi persaingan sengit berebut tiket pencalonan.

Partai politik belum tentu memakai cara pandang ideologis dalam menentukan kandidat yang dicalonkan.

Dalam pengamatannya, rekomendasi partai politik ibarat komoditas yang dijual di pasar bebas.

“Partai cenderung buka lapak, menguntungkan pelancong politik mengubur kader partai yang tumbuh secara ideologis,” tuturnya.

Taufiq mafhum, karena konsekuensi Pemilukada langsung harus dibarengi dengan kemampuan kandidat menggerakkan mesin politik.

Jadi, partai politik akan memilih untuk mengusung figur yang bisa membayar besarnya biaya politik.

“Sementara ini, sikap PMII masih tetap akan mendukung siapapun kader yang bisa maju sebagai kandidat di Pilkada,” tegasnya.

Sedangkan, Hadinudin mengatakan, akan sangat terbuka peluang kader ideologis menjadi kepala daerah jika pemilihan melalui DPRD.

“Kita seringkali punya kader, tapi daya tarungnya patah ditengah jalan,” ucap legislator Partai Gerindra di DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

Apabila kader PMII tidak memungkinkan turut serta di Pemilukada Jember 2020, maka lanjut Hadinudin, sudah mulai dipersiapkan untuk Pemilukada tahun 2024.

“Untuk yang sekarang, dukungannya harus tepat,” tukasnya.

Diskusi bertempat dalam Sekretariat IKA PMII di Jalan Semeru 8 Jember ini  juga disertai dengan tasyakuran dan pembacaan sholawat untuk memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW.

Sumber: suarajatimpost.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *